Kesehatan

Kesehatan Reproduksi Remaja: Akses Informasi Masih Jadi Kendala Terbesar

Survei terhadap pelajar sekolah menengah menemukan bahwa hampir separuh responden tidak pernah menerima informasi kesehatan reproduksi dari sumber resmi. Yang mereka tahu sebagian besar berasal dari media sosial dan teman sebaya, dengan tingkat akurasi yang beragam.

Ketidaktahuan ini punya konsekuensi konkret. Remaja perempuan yang tidak mengenali siklus menstruasinya sendiri lebih lambat menyadari ketika ada yang tidak normal, dan lebih enggan memeriksakan diri karena tidak tahu apa yang wajar ditanyakan.

Guru yang mencoba mengisi celah ini mengaku terbatas. Sebagian memilih tidak membahas topik tertentu karena khawatir ditentang orang tua, sehingga materi yang disampaikan sangat umum dan kurang berguna.

Organisasi kesehatan menyarankan pendekatan yang melibatkan orang tua sejak awal, sehingga informasi yang diterima remaja di sekolah dan di rumah tidak saling bertentangan.

9 Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.

© 2026 Perempuan. Seluruh hak cipta dilindungi.