Buruh

Studi: Perempuan Buruh Pabrik Menanggung Beban Ganda, Sesi Menyusui Sering Terabaikan

Penelitian terhadap pekerja di kawasan industri menengah menemukan bahwa hak istirahat untuk menyusui, yang dijamin undang-undang, dalam praktiknya sering tidak terpakai. Dari dua ratus responden, hanya sepertiga menyatakan pernah mengambil jeda tersebut, dan sebagian besar merasa tidak nyaman memintanya.

Alasannya berlapis: tidak ada ruang laktasi yang layak, target produksi yang tidak berkurang, serta kekhawatiran dinilai kurang produktif oleh pengawas. “Saya pernah meminta, lalu ditegur di depan rekan-rekan. Setelah itu saya diam,” kata seorang responden.

Peneliti menilai masalahnya bukan sekadar penyediaan ruangan, melainkan budaya kerja yang menganggap kebutuhan reproduksi sebagai gangguan. Tanpa perubahan pada cara target kerja diukur, penyediaan fasilitas saja tidak akan mengubah banyak.

Rekomendasi yang diajukan mencakup penggantian penilaian kinerja berbasis kehadiran fisik dengan penilaian berbasis hasil, serta pelibatan serikat pekerja dalam memantau pelaksanaannya.

6 Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.

© 2026 Perempuan. Seluruh hak cipta dilindungi.